Beranda Opini

Resensi Buku Manage Your Money

Oleh : Fabela Tri Wardani (Mahasiswi STEI SEBI Depok)

Penulis : Syafii Efendi
Penertbit : Tim Penerbit Syafii Efendi. Taman Cipulir, Kota Tangerang
Tahun Terbit : 2018
Halaman : 84

Didalam buku ini menjelaskan secara rinci tentang bagaimana kita bisa menjadi orang kaya secara keuangan dan punya keberkahan hidup yang berlimpah. Kuncinya adalah anda harus “Manage Your Money” seperti judul buku Syafii Efendi ini. Didalam buku ini terdapat langkah langkan memanage uang yang harus dilakukan, yaitu sebagai berikut :

Hal pertama yang harus dilakukan adalah mendekatkan diri kepada yang punya segalanya, Ya, Allah azza wa jalla. Semakin kita takwa, maka Tuhan akan mengangkat derajat dan rezeki hambanya. Hindari dan kurangi berbuat dosa, karna mungkin itu yang menghambat rezeki anda.

Baca:  Pendirian dan Perjuangan

Yang ke-dua, harus pandai membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Kita harus benar-benar mengetahui apa itu kebutuhan dan apa itu keinginan. Keinginan jika tidak dibutuhkan masih bisa ditunda, sedangkan kebutuhan tidak bisa ditunda. Boleh saja membeli barang-barang mewah, asalkan tidak mengganggu keuangan anda saat ini. Tetapi hidup sederhana saja sudah menyenangkan kok, yang penting hatinya penuh rasa syukur.
“Kekayaan yang hakik ibukanlah dengan banyaknya harta. Namun kekayaan yang hakiki adalah hati yang selalu merasa cukup.” (HR. Bukhari Muslim)

Baca:  Ramadhan untuk Surga

Ke-tiga, hindari lingkungan yang membuatmu boros. “Teman adalah nasib, jika ingin mengganti nasib, anda harus berani mengganti teman.” Begitu kata Syafii Effendi didalam buku ini. Jadi lingkungan sekitar sangat mempengaruhi diri kita dan semua kebiasaan kita. Cari lingkungan yang efektif dan tidak mengajarkan kita pada hal-hal negative seperti boros. Berani mengatakan “tidak” kepada teman yang tidak baik akan membuat kita menjadi “pemimpin besar” dimasa depan.
Ke-empat, memiliki skala prioritas. Pilihlah hal-hal yang penting yang menjadi prioritas dan tinggalkanlah hal-hal yang tidak penting. Dengan skala prioritas kita akan jadi mengerti mana yang harus didahulukan dan mana yang harus ditunda serta ditinggalkan.

Baca:  Maknai Hari Pendidikan dengan Mencetak Generasi Terbaik

Ke-lima, uang bisnis dan uang pribadi tidak boleh dicampur. Harus berani dengan tegas memisahkan antara rekening bisnis dengan rekening pribadi agar tersusun dan tidak tercampur.
Ke-enam, Open Mind! Teruslah belajar dan berubah, karena dunia usaha semakin luas dan begitu buas bagi siapapun yang tidak mau berubah.

Dan yang terakhir, Sedekah! Sedekah itu pangkal kaya. Jangan takut bila bersedakah uang akan habis, justru Tuhan telah siapkan uang yang lebih banyak lagi untuk orang-orang yang mau bersedekah. Maka dari itu jadilah orang yang dermawan.